"You can erase someone’s mind, but you cannot erase someone’s heart"
Mungkin makna itu yang ingin disampaikan oleh film yang dibintangi oleh Jim Carrey, Kate Winslet, Kirsten Dunst, Mark Ruffalo dan Elijah Wood yang saya tonton minggu lalu. Walaupun sudah selang seminggu terkadang saya masih kepikir dengan makna yang lumayan dalam, buat saya, yang terkandung dalam film tersebut. Film itu pun saya beli nggak sengaja, karena ketika saya jalan-jalan ke ITC Permata Hijau, saya bermaksud membeli DVD Constantine (Keanu Reeves) pesanan adik saya. namun karena kualitasnya belum baik (ups… saya beli bajakan lho bukan di Disctarra) jadi saya coba browse DVD yang kira-kira kalau ditonton masih masuk akal (maksudnya saya nggak tertidur karenanya).
Dengan Plot cerita yang terbolak balik (flashback), saya sangat menikmati jalannya cerita itu, terlebih lagi, urutan ceritanya membuat saya penasaran, hubungan seperti apa sih yang terjadi antara Joel (carrey) dan Clementine (Winslet). Sebenarnya kalau saya boleh mereka ulang cerita itu, Joel berkenalan dengan Clementine di sebuah perpustakaan, hubungan mereka berlanjut, dan sepertinya sangat asyik dan dekat. namun mungkin karena intensnya dan dekatnya hubungan mereka, sikap arogan antara Joel dan Clementine timbul. Mereka bertengkar hebat yang membuat Clementine sangat ingin melupakan Joel. Maka pergilah Clementine ke sebuah klinik yang membantu orang -orang melupakan masalahnya dengan cara menghapus memori tentang suatu kejadian atau orang yang ingin dilupakannya.
Karena kekecewaannya atas keputusan Clementine, Joel pun memutuskan untuk menghapus memorinya pula. Di saat pelaksaan penghapusan memori itulah joel tersadar untuk mengurungkan niatnya, berbagai scene lucu terjadi disini dan saya sangat mengagumi jalan cerita dan aliran kreatifitas dari pembuat film ini. benar-benar film yang cerdas dan berisi. Berbagai intrik diungkap juga disini termasuk bagaimana salah satu pegawai klinik memanfaatkan Ingatan clementine untuk mendekatinya dan bertindak seolah-olah dia adalah Joel. Walaupun penghapusan ingatan itu berhasil namun hati takkan pernah bohong. Joel dan Clementine secara tak sadar mengikuti kata hatinya untuk bertemu di suatu tempat, pertemuan di sebuah kota dan pada saat perjalanan pulang membuat mereka dekat kembali. kedekatan mereka membawa mereka kembali dekat dan bersatu. Walau memori mereka terhapus satu sama lain tapi hati mereka tetap tidak saling melupakan.
what a beautiful movie…

Woooo…. direktur gede kok beli dvd bajakan… waaa gimana tuh….
You can erase someone’s mind, but you cannot erase someone’s heart” duh Bruang madu, kata2 puitis amat neh
hehehehe gw malah gak ngerti jalan cerita filmnya, membingungkan, sempet ngerasa ketipu waktu ntn di bioskop, kirain romantic drama movie :)…but I do agree with the statement “You can erase someone’s mind, but you cannot erase someone’s heart”