Archive for May 28th, 2005

28
May

Finding Andika 2: Elvin Revealed

Pada saat saya telah menemukan sahabat saya waktu SD dulu, Andika, komunikasi kami agak intense. Beberapa kali kami saling mengirimkan kabar, alamat email, nomor telepon rumah dan nomor HP. Kemarin saya berkomunikasi dengan Andika melalui SMS. Kebetulan saat itu saya bertanya ke Andika apakah dia mempunyai nomor telepon atau melakukan kontak dengan teman SD yang lain. Jawaban Andika mengagetkan saya. Andika mengatakan bahwa dia sering berkomunikasi dan akan jalan dengan Elvin. Hah? Elvin?

RevealElvin adalah teman dekat saya waktu SD, kami duduk sebangku waktu kelas 1 SD dan menjadi teman yang sama selama enam tahun berikutnya. Waktu itu kami juga merupakan geng kecil dengan team member : saya, Elvin, Rahmat dan Reza (ada yang lain gak ya, I’m afraid of missing someone already). Kami sekelompok anak biasa yang malu-malu sekaligus malu-maluin. Saya ingat dulu kami sering merasa tersisih di kelas, karena kami bukan dari golongan Borju. Kalau yang lain makan bakso menggunakan mangkok (artinya porsi lengkap), kami ini hanya membeli bakso tusukan. Itupun tusukannya kadang satu bakso kadang dua, tergantung keinginan menabung. Dikasih sambel, kasih kecap, duduk dipinggir Jl. Jenderal Sudirman, Ujung Pandang sambil melihat-lihat mobil yang lewat atau berkumpul aja depan kelas. Saya juga ingat dulu, kami sering diintimidasi oleh preman kelas (yah semacam Giant kalau di Doraemon) sama anak yang namanya Irwanto, si Tokka salapan (Pitak Delapan)… hehe I know, it sounds like a hero from classical chineese movie indeed. Abis emang anaknya itu pitaknya banyak, dan waktu itu kami sering dimintain macem-macem secara paksa. Kalau enggak duuuh sakit sekali tangan ini dipukulnya. Saya yakin kalau dulu sudah ada Komnas HAM atau Kontras, pasti Irwanto akan kami adukan beramai-ramai. Anyway, I also miss that bad kid. Wondering how does he look like.

Banyak kenangan lama bersama Elvin. Sebenarnya sudah lama saya mencari-cari dia, mencari teman-teman saya di masa lalu. Ternyata bisa bertemu lagi berkat bantuan media Friendster. Ada perasaan takjub mengalami pengalaman seperti ini. Bisa bertemu kawan dekat yang telah terpisah lebih dari 10 tahun. Pasti banyak yang telah kami alami dalam rentang waktu itu yang membuat kita sering penasaran dan membayangkan seperti apa mereka sekarang, sudah jadi apa mereka sekarang, apakah mereka masih ingat dengan saya. Alhamdulillah, Elvin masih ingat dengan saya dan dia juga terdengar sangat excited dengan anugerah ini. Ternyata dari cerita Elvin, dia sangat dekat dengan Andika karena saat ini mereka sedang melakukan bisnis secara bersama-sama. Saya yakin di belakang ini ada kekuatan yang sangat besar yang telah mempertemukan kami kembali. Saya sampai semalam masih suka terkesan, kok bisa ya saya bertemu lagi dengan Andika dan Elvin yang walaupun pertemuan itu hanya pertemuan di media maya dan kabel.

Reveal2Semalam saya menelepon Elvin. Kami bercerita banyak hal. Merenda masa-masa yang telah berlalu. Membuat koneksi lintas waktu dan lintas batas. Mengingat ingat nama tema-teman yang dulu satu kelas dengan kami. Berbagi pengalaman lucu yang pernah kami alami bersama. Ya Allah, saya bahagia sekali. Elvin berjanji akan berusaha untuk menyampaikan salam saya kepada teman-teman SD yang masih bisa ditemuinya. Dunia memang kecil dan tidak ada yang tidak mungkin. Banyak yang telah berubah di diri kami, tapi semoga hubungan pertemanan dan persahabatan selalu berkobar selama hayat masih di kandung badan. Kata teman saya, Friendship is like a star, it’s always there eventhough you forget or ignore it. The star always give its shine whether you notice it or you don’t.

——————————-

Do you know what kind of SHIP that never sunk?

It’s a FRIENDSHIP!

-A sms from a friend-