Archive for June 5th, 2005

05
Jun

Film Korea

Images Semalam saya menyempatkan nonton sebuah film Korea yang dipinjamkan oleh teman sekantor saya. Merupakan hal yang baru bagi saya untuk menikmati film Korea. Sebelumnya film yang biasa saya tonton kebanyakan film-film buatan Hollywood yang beberapa sempat saya tulis di blog saya tercinta ini, buatan Hongkong semacam filmnya Jet li dan Jacky Chan, atau buatan Jepang sebangsa film-filmnya Akira Kurosawa, Totoro, atau Zatoichi. Tapi Korea? Saya rada underestimate juga sih dengan film buatan Korea ini, yang saya pikir ah paling-paling cuma menampilkan aktor ganteng khas Asia yang rambutnya rada gonrong kruwil-kruwil (kayak apa tuh ya) rada acak-acakan, pake kalung anjing (aduh kalung yang ketat ke leher itu lho) trus tinggi. Atau film Korea hanya menampilkan sosok aktris yang cute dan imut, rada kekanak-kanakan dan berhati lembut. Yah stigma itulah yang sebelumnya hinggap di hati saya setiap kali saya mendengan film Korea. Ya maklum di lingkungan kantor saya, yang suka film Korea rata-rata Ibu-ibu gaul yang centil-centil yang ngefans sama aktor-aktor Jepang dan Korea pokoknya sampai-sampai mereka mengkoleksi foto-foto, yang menurut saya, aktor genit.

Tapi semalam saya memperoleh kesan lain. Film Korea menurut saya punya khas tersendiri. Banyak didominasi setting kehidupan kaum urban, perkotaan, dan sangat "gaul". Saya jadi mengerti kenapa banyak yang kesengsem dengan film Korea. Film yang dipinjamkan oleh teman saya itu judulnya ING…yang artinya saya nggak tahu (maksudnya beneran saya tidak tau) . Bukan ING ngarso sung tulodho, ING madyo mangun karso, kalau itu mah Tut Wuri Handayani nya Ki Hajar Dewantara. Atau kata adik saya mungkin ING disitu maksudnya ING dalam bahasa Inggris entah gerund atau present participle. Ngaco aja… kalau di dengar sama Sule-SOS mungkin komentarnya ING itu dari AING… artinya SAYA… ah makin ngaco lagi. Entah judul itu artinya apa tapi film ini mengisahkan tentang Mina seorang remaja SMA yang memiliki handicap dan punya penyakit kronis. Selama hidupnya Mina sering sekali masuk dan keluar rumah sakit, suatu kali ibunya memutuskan agar Mina dikeluarkan saja dari rumah sakit supaya bisa menikmati kehidupan yang normal. Suatu kali Mina memiliki tetangga baru, Young Jie namanya kalo gak salah. Mereka berkenalan dengan cara yang unik, kemudian akhirnya mereka dekat dan akrab. Kedekatan Mina dengan Young Jie membuat hidup Mina bahagia, Mina mengalami moment-moment yang indah dalam hidupnya, sampai akhir hayatnya. Kebahagiaan yang dirasakan oleh Mina tersebut dituangkan dalam buku untuk orang-orang yang ia kasihi, Ibunya dan Young Jie.

Tema dari film ini tidaklah istimewa karena mirip-mirip dengan Sweet November (Keanu Reeves dan Charlize Theron) atau A Walk to Remember (Mandy Moore) . yang berbeda adalah nuansa film ini. Yang penggarapannya sangat indah dan artistik. Saya kesengsem dengan film ini terutama score yang sangat pas dalam menghidupkan suasana filmnya dan penggambaran suasana kota Seoul yang menarik.

Sebelum menonton film ini saya juga pernah menyaksikan film action Korea yaitu ARAHAN. Film tentang pendekar yang masih bertahan di jaman modern. Film tersebut juga unik.Special effect serta martial art choreography-nya gak kalah dengan film Hongkong atau Hollywood. Dengan bekal dua buah film Korea yang telah saya tonton itu, saya punya pandangan baru terhadap film Korea. Dengan ciri khasnya, film Korea sepertinya sudah harus masuk dalam referensi saya untuk menikmati film yang berkualitas.

————–

"That guy is pathetic. His love left, leaving him alone. He’s crazy because of love"

Mina - ING, a Korean movie.