Di awal bulan Juli, divisi kami memperoleh pimpinan baru. Seorang Deputy Division Head yang akan mendampingi Division Head kami, yang orang jepang itu, untuk membantu tugas-tugasnya dalam urusan manpower planning dan (mudah-mudahan) manpower development. Memang sudah sangat lama, Divisi kami tidak ada deputy division head yang biasanya diisi oleh staff lokal. Sebelumnya hampir seluruh tetek bengek divisi dipegang oleh division head berkebangsaan Jepang yang notabene, in someway, kurang mendalami pekerjaan masing-masing orang sehari-hari. Jadi dari penilaian saya, urusan manpower planning yang dipegang oleh orang jepang kurang efektif, walaupun beliau didampingi dan diberi masukan oleh para manager di divisi ini. Alasannya karena keputusan mutlak ada di tangan beliau dan division Jepang ini tidak mengikuti proses yang dijalankan oleh para manager baik dalam perhitungan kebutuhan manpower, analisis job description, maupun keputusan untuk rotasi dan promosi. Selain itu, para manager ditempat kami, entah apa alasannya, kurang fight dan kurang kompeten dalam perumusan dan pembuatan keputusan managerial sehingga apapun yang diputuskan mereka terkesan accidental, short term, dan selalu unplanned objectives.
Untuk itu dimata saya, kehadiran Bapak Yui Hastoro, yang sudah malang melintang di perusahaan ini selama 16 tahun, bisa menjadi angin segar bagi divisi ini. Bapak Yui memang bukan seseorang dengan background Finance, tapi dengan pengalaman beliau mengatur dan me-manage project seperti pembentukan seksi, divisi semacam new-model department di PCD, saya yakin beliau lebih punya conseptual framework tentang management yang lebih baik dari sebagian besar manager di tempat kami. Dengan kehadiran beliau, banyak harapan yang bisa kita gantungkan kepada beliau, paling tidak pintu komunikasi yang selama ini lebih intens dilakukan di jalur clique atau nonformal, bisa diformalisasi sehingga informasi yang diterima oleh pegawai bawah di tempat kami lebih sehat, segar dan komplit. Paling tidak harapan itulah yang sempat muncul di pikiran saya ketika kami melakukan sharing hari jumat yang lalu. Beliau secara terbuka mempersilakan kami memberi masukan dan pertanyaan. Dan jawaban-jawaban yang diberikan beliau, walaupun belum tuntas, tapi secara tidak langsung saya bisa menangkap kapabilitas beliau sebagai seorang pimpinan kerja kami.
Seorang pimpinan kerja yang baik adalah seorang yang bisa melakukan tugas-tugasnya sebagai manager dan juga sebagai leader. Sebagai manager, diharapkan pimpinan kerja dapat melakukan tugas managerial semacam, planning, organizing, coordinating/ actuating dan juga evaluating. Ditambah kemampuan sekidit kompetensi dibidang yang dipimpinnya. Pimpinan kerja juga dituntut untuk bisa menjadi leader; memotivasi, mendengar, mengarahkan perilaku, tingkah laku dan visi bawahan. Terlebih lagi seorang leader haruslah orang yang tegas, bertanggung jawab dan bisa dijadikan panutan. Saya rasa harapan perubahan semacam ini bukan hanya timbul dalam hati saya tetapi juga tersirat dari keinginan rekan-rekan saya.
Sekarang saya sedang menunggu dan berusaha menjemput perubahan itu. Welcome to the club, Mr. Yui.
Recent Comments