Archive for September 13th, 2005

13
Sep

Ramadhan di depan mata

RamadhanMuhammadiyah telah menetapkan bahwa bulan Ramadhan 1426 H akan jatuh pada tanggal 5 Oktober 2005. Ternyata waktu telah berlari begitu cepat. Serasa baru kemarin kita berpuasa menahan lapar dan dahaga, kemudian merayakan kemenangan Idul Fitri. Ternyata waktu telah berlalu begitu cepat. Serasa suasana haru dan khusyuk baru saja meliputi kita semua. Ternyata waktu berjalan begitu cepat. Rasanya baru kemarin kita merasa bersih dari dosa dan kesalahan. Setahun hampir berlalu. Bukan tidak mungkin dosa dan kesalahan yang kita lakukan telah bertumpuk-tumpuk. Sungguh tepatlah datangnya bulan Ramadhan dijadikan media untuk melebur dan menghapuskan dosa dan kesalahan yang sekaligus juga untuk mengenalkan kita kepada diri kita dan juga Allah, SWT maha pencipta sekalian alam.

Banyak harapan dan keinginan yang ada di setiap bulan Ramadhan. Kita seakan kembali untuk mengingat siapa diri kita, untuk apa kita berada di dunia, dan apa tujuan hidup kita. Di setiap Ramadhan, kita seakan-akan harus masuk TTC "Taqwa Training Centre" dengan kualifikasi Iman untuk bisa mengikutinya dan diikuti ikhlas, sabar dan tabah dalam menjalaninya. Di Setiap Ramadhanlah waktu untuk melakukan ibadah dan perbuatan baik yang akan diganjar berkali-kali lipat sehingga umur manusia modern yang pendek ini akan terasa berbobot amal ibadahnya. Sehingga amal manusia umat Muhammad tidak akan kalah dengan amal umat manusia sebelumnya yang berumur lebih panjang.

Menyambut bulan yang istimewa itu, apa persiapan yang sudah saya lakukan. Berdasarkan petunjuk menghadapi Ramadhan, persiapan yang harus dilakukan adalah :

1. Sejak dua bulan sebelum sang Ramadhan datang (Rajab) biasanya Rasulullah saw banyak berdoa sbb :

"Ya Allah berkahilah kami dalam bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan."

"Ya Allah sampaikanlah kami pada Ramadhan dengan aman, keimanan, keselamatan, Islam, kesehatan dan terhindar dari penyakit serta bantulah kami untuk melaksanakan shalat, puasa dan tilawah al-Quran padanya."

"Ya Allah bulan Ramadhan telah menaungi kami dan telah hadir, serahkanlah ia pada kami dan serahkanlah kami padanya, karuniakanlah kami kesanggupan untuk berpuasa, dan menegakkan malam-malamnya. Dan karuniakanlah kami kesungguhan kekuatan dan semangat serta jauhkanlah kami dari fitnah didalamnya".

2. Sejak sebulan sebelum sang Ramadhan tiba,(Sya’ban), hendaknya kita memperbanyak puasa (sunat), membaca Qur’an, dzikir, dan ibadah sunnat lainnya, seperti yang dilakukan oleh Rasulullah saw dalam hadits Bukhari-Muslim, Aisyah ra. berkata : "Tidaklah aku lihat Rasul menyempurnakan puasanya sebulan penuh kecuali pada Ramadhan dan tidak juga aku lihat beliau memperbanyak puasa sunnatnya kecuali di bulan Sya’ban". Memperbanyak aktivitas tilawah Quran, sebagaimana yang diungkapkan Anas bin Malik bahwa para sahabat jika memasuki bulan Sya’ban, mereka segera mengambil mushaf dan membacanya.

3. Meminta maaf kepada sesama manusia, sehingga ketika memasuki Ramadhan dosa kita dengan sesama manusia sudah terhapuskan dan di bulan Ramadhan tinggal menyelesaikan dosa kita pada Allah SWT saja, dan ketika hari raya Idul Fitri tiba kita benar-benar berada dalam keadaan fitrah (suci).

4. Bertafaqquh, yaitu memperdalam pengetahuan fiqih kita yang berkaitan dengan ibadah Ramadhan, sehingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan sebaik mungkin syariat yang diajarkan Rasulullah SAW.

Sepertinya saya ketinggalan beberapa langkah untuk menyambutnya. Harus berbenah nih sekarang. Karena tamu agung itu segera datang.

==================================================

"Jibril datang kepadaku dan berkata ‘Wahai Muhammad, siapa yang menjumpai bulan Ramadhan namun setelah bulan itu habis dan ia tidak mendapatkan ampunan, maka jika ia mati masuk Neraka. Semoga Allah menjauhkannya. Katakan : Amin!. Akupun mengatakan : Amin!"

(HR Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban)