Bagi orang-orang yang tinggal di Jakarta, beberapa hari terakhir adalah hari-hari yang menegangkan. Yah walaupun bisa dibilang tiap hari hidup di Jakarta adalah saat - saat tegang, tapi pengalaman belakangan ini membuat orang-orang kalang kabut, termasuk saya. Ketegangan itu muncul karena menjelang putaran delapan besar Liga Sepakbola Indonesia yang diadakan di Jakarta, berdatangan ribuan supporter Bola bermodal nekat dari berbagai daerah. Yang bikin gerah adalah mereka datang bagai jagoan, tanpa modal, tanpa bekal, tapi seakan-akan bisa hidup dengan percaya diri. Yang terkenal dari grup supporter ini
adalah Bonek, atau Bondho Nekat, supporter asal surabaya, pendukung Persebaya. Tapi sebenarnya walau yang meresmikan dirinya dengan bonek hanya pendukung Persebaya, tapi sebenarnya semua supporter adalah Bonek. Ya supporter PSIS, supporter PSM bahkan supporter Persija. Karena semuanya setali tiga uang, mereka datang menumpang, makan ngutang lalu ngemplang dan kehadirannya bikin tegang. Hari jumat kemarin salah satu contohnya. Sejak siang hari sudah banyak berita yang muncul di detik.com tentang tingkah polah para bonek ini. Saya sempat berpikir juga, mau pulang lewat mana yah? Soalnya jalur gatot subroto, senayan, permata hijau adalah jalur reguler saya. padahal daerah Senayanlah pusat konsentrasi massa bonek.
Kemaren sabtu-minggu juga sama, saya yang biasanya setiap hari sabtu keluar rumah, jadi urung di rumah saja. Ya menikmati libur dengan istri dan adik saya. sebenarnya jalur alternatif ada sih walau agak sedikit memutar, tapi memikirkan kemungkinan macet dan insiden, stay at home was the best choice. Jarang-jarang saya menikmati siang hari di rumah. Memang di setiap kesempatan Polda Metro Jaya menjamin keamanan dan ketertiban selama penyelenggaraan 8 besar berlangsung tapi di belakangnya ditambahin "kalau tidak dalam keadaan terpaksa/mendesak, diharapkan tidak mendekati kawasan Senayan" ya ampuun, dia aja nggak pede apalagi kita.
Syukurlah semalam, Persebaya menyerah 0 - 1 dari PSIS semarang, dan saya dengar banyak yang bergembira mendengar kabar tersebut. Artinya banyak yang nyumpahin tuh biar cepet pulang. Persis seperti yang saya dengar dari radio Suara Metro pagi ini. Dan memang, kata sumber yang dapat dipercaya, karena kekalahan itu banyak Bonek yang sudah pulang. Ok, then. Bye, Bonek… take care and don’t come back!!!
Recent Comments