Ada kepuasan tersendiri membaca biografi orang lain apalagi bila perjalanan hidup orang lain tersebut membawa kesan yang mendalam bagi diri kita. Lebih bermanfaat lagi apabila kesan yang mendalam tersebut berdampak pada penambahan wawasan diri kita dan juga memotivasi kita untuk senantiasa melakukan sesuatu.
Ada perasaan puas, kagum dan juga tersentak ketika saya membaca profil Bapak Tung Desem Waringin di majalah Intisari beberapa waktu lalu. Tung Desem Waringin terkenal sebagai guru Financial Freedom, seorang Authorized consultant dari Anthony Robbins Consultant yang ada di Indonesia. Pak Tung Desem Waringin terkenal dengan kemampuannya untuk "menyihir" audiensnya untuk memiliki motivasi dalam bekerja dan berusaha. Sudah tidak terhitung lagi kesaksian dari pada muridnya yang menyatakan keberhasilan pak Tung dalam mem-boost motivasi mereka sehingga penjualan mereka sampai ratusan persen. Seminar Pak Tung yang terkenal "Sales Magic", benar -benar fenomenal karena mengajarkan bagaimana cara menjual apa saja, kepada siapa saja, kapan saja dan dengan harga berapa saja . Setiap kali pak Tung menyelenggarakan seminar semacam itu pastilah full booked oleh para marketer, investor atau orang yang mau belajar menjadi kaya.
Saya dulu sempat berpikir bagaimana ya pak Tung ini bisa memiliki kemampuan semacam itu? bagaimana dia bisa jadi seorang Authorized consultant dari sebuah consultant bisnis terkemuka di dunia? Apakah dulu dia bersekolah di luar negeri sehingga bisa memiliki koneksi dan kesempatan membuka hubungan bisnis dengan Anthony Robbins, jalan yang biasa ditempuh oleh para consultant umum lainnya. Ternyata perkiraan saya meleset. Pak Tung bisa menjadi seperti sekarang karena keberaniannya untuk berubah.
Pak Tung menghabiskan masa kecilnya di Solo Jawa Tengah. Keadaan ekonomi keluarganya biasa saja malah cenderung kekurangan sehingga orang tuanya harus bekerja dengan keras. Di masa kecilnya beliau banyak memperoleh pelajaran berharga dari ayahnya sehingga memotivasinya untuk tidak hidup kekurangan. Pada kuliahnya di UNS, pak Tung memiliki prestasi yang cemerlang, banyak prestasi yang dia ukir selama menjadi mahasiswa baik prestasi secara formal maupun non formal. Ketika lulus, seperti halnya sarjana baru lainnya, Pak Tung melamar kemana-mana dan pada akhirnya dia diterima di BCA. Prestasinya di BCApun bukan hanya biasa-biasa saja tapi fenomenal. BCA Cabang Malang, dimana dia ditugaskan memperoleh peringkat yang bagus dari sisi penjualan, kinerja maupun peredaran ATM se Indonesia. Dengan prestasi demikian, bukanlah hal yang mustahil apabila beliau memiliki masa depan cerah di BCA dan juga tawaran pekerjaan yang lebih baik di tempat lain.
Suatu ketika pak Tung mengajukan pengunduran dirinya dari BCA dan dia mengambil inisiatif untuk mengikuti training Anthony Robbins Consultant di Singapura yang berbiaya sekitar USD 10,000.-. Uang dengan jumlah tersebut sangat besar walaupun untuk seorang pimpinan BCA pada masa itu. untuk keperluan tersebut pak Tung sampai menjual tanah miliknya. Setelah mengikuti training di Singapura, keberuntungan tidak datang dengan seketika. Beberapa kali di masa-masa awal dia sebagai authorized Anthony Robbins Consultant, pak Tung beberapa kali menggelar seminar SECARA GRATIS. Walau demikian seminar yang dilakukan oleh pak Tung mampu "menyihir" para peserta seminar dan membakar motivasi mereka. Setelah menggelar seminar gratis di perusahaan Columbia, penjualan perusahaan tersebut meningkat sebesar 40% dalam waktu beberapa minggu. Sejak saat itulah pak Tung mulai dikenal dan mulai saleable. Saat ini pak Tung bukan hanya Anthony Robbins Consultant saja tetapi juga Robert T Kiyosaki Cashflow 101 consultant. Banyak topik seminar yang telah diselenggarakan oleh perusahaan konsultan miliknya dan semuanya menggugah pesertanya untuk maju dan berkembang. Seminar yang digelar Pak Tung,yang juga pengarang buku best seller Financial Revolution, biasanya penuh karena selain isinya baru, inovatif dan inspiratif, seminar tersebut dibawakan dengan semangat yang tinggi. Saya terkesan dengan cerita beliau suatu ketika di acara Wealth Talk di sebuah radio swasta. Beliau pernah mengalami musibah mobil panthernya terbakar di jalan Tol. Kalau orang normal seperti saya dan kebanyakan orang lainnya, paling-paling mobil rongsokan tersebut saya jual ke tukang besi tua dengan harga 3 - 5 juta saja. Namun dengan trik dan kemampuannya sedemikian rupa, pak Tung mampu menjual rongsokan mobil itu dengan harga sekitar 15 jutaan. Hebat ya?
Dari pengalaman beliau saya melihat banyak sekali insight yang bisa saya serap. Dari selagi muda, pak Tung sudah terbiasa aktif, konsisten, pekerja keras, dan jujur. Sehingga prestasi di kuliah, kegiatan olah raga dan pekerjaan pun mentereng. Namun bukan itu yang membuat saya tergugah. Dengan posisi yang unggul di puncak karir dan prestasi, pak Tung berani mengambil langkah besar. Mengikuti training yang bisa dibilang mahal. Sebuah tindakan besar yang butuh keberanian besar. Dibalik ada latar belakang yang membuat pak Tung berani melakukan hal tersebut, melakukan perhitungan cermat dan memiliki visi terhadap masa depannya. Harus diakui apa yang dilakukannya sangat berani. Keberanian untuk berubah yang telah membawa kesuksesan kepadanya sampai saat ini. Kurang apa sekarang Pak Tung Desem Waringin. Kaya, terkenal dan happy tentunya. Saya terkesan dengan keputusan yang diambilnya yang telah membawanya sampai pada keadaan seperti saat ini. Saya jadi bertanya kepada diri saya sendiri, "apabila saya diberi kesuksesan dan prestasi seperti yang dialami pak Tung di BCA kemudian dihadapkan pada pilihan menjadi seorang konsultan, Apakah saya berani berubah?"
Sepertinya saya masih harus banyak belajar.
========================================
What the superior man seeks is in himself; what the small man seeks is in others – Confucius
==============================
Recent Comments