"Untuk mempererat tali silaturrahmi akan diadakan acara buka puasa bersama. Hari sabtu tanggal 15 Oktober 2005 jam 17.00 ketemuan di 21 Plasa Semanggi. Tx"
Itulah sms yang saya terima akhir pekan kemarin. SMS dari Beng Beng, rekan alumni FE Undip, tersebut langsung saya forward ke nomor rekan-rekan saya yang lain. Cukup memasukkan nomornya saja, communicator saya langsung mengirimkan ke sekitar 12 nomor. Entah nyampe atau nggak yang penting saya sudah forward message tersebut ke rekan-rekan terdekat saya yang saya tahu berdomisili di Jakarta. Hanya ada sekitar 4 balasan dari 12 nomor yang saya kirim.

Esoknya saya berencana datang ke venue setelah buka puasa sehubungan dengan adanya aktivitas lain yang harus saya lakukan sebelum acara buka puasa tersebut. Dalam benak saya pasti banyak sekali yang kumpul karena info dari Beng Beng, ia mengundang rekan-rekan alumni FE undip dari 4 angkatan, angkatan 95, 96, 97, 98. dan dari undangan Beng Beng tersebut saya memforward ke beberapa teman saya yang lain. Pastilah akan ramai karena sms berantai semacam itu memiliki efek multiplier yang lumayan berimpak besar. Esoknya, Segera selepas maghrib, saya meluncur ke Plangi. Sudah beberapa misscall dan sms masuk menanyakan saya dimana, saya pikir pasti sudah banyak yang berkumpul. Sesampainya di Plaza Semanggi saya langsung menuju ke Foodcourt. Sebelumnya saya rada heran juga sebab saya memperoleh konfirmasi berbeda dari dua orang yang berbeda. SMS dari Beng Beng mengatakan bahwa anak-anak sudah pada bubar cuma tinggal beberapa orang saja dan sedang berkeliling namun jawaban di telepon dari Sulaiman mengatakan mereka sedang makan di food court.
Sesampainya di food court, saya baru ngeh ternyata sedari tadi ada 2 grup yang
buka puasa. Grup Beng Beng dan Grup konco-konco Akuntansi Undip. Ternyata mereka pikir undangan sore itu ekslusif untuk anak-anak alumni akuntansi undip. Mereka gak ngeh ternyata undangan yang saya forward adalah undangan dari Beng Beng. Tapi kesalahpahaman tersebut tidak mengurangi nilai kebersamaan yang terasa sudah jarang kami rasakan akhir-akhir ini. Suasananya pun agak berubah karena dua rekan saya, Didit dan Sulaiman, membawa istrinya masing-masing. Dalam suasana keakraban tersebut, saya merasa seperti melanglang ke masa lalu dimana suasana berkumpul tersebut biasanya kami lakukan di kantin kampus atau di café-café mahasiswa di Semarang. Namun sekarang ternyata bisa kami lakukan lagi di sebuah Plaza di jantung kota Jakarta. Sempat membayangkan juga seandainya moment kumpul-kumpul sore itu bisa melibatkan lebih banyak rekan. Pasti akan berkesan sekali.
Suasana malam itu akrab sekali, saya akan merindukan masa-masa seperti itu, dimana kita memandang rekan apa adanya, tanpa embel-embel yang mengungkungi dan membatasi. Semoga suasana tersebut kami rasakan kembali di kemudian hari.
Agenda : Buka Puasa Bersama
Date : 15 Oktober 2005
Time : 17.00 - 21.00 WIB
Venue : Plaza Semanggi, Jl. Gatot Subroto, Jakarta
Member : Me, Sulaiman (+ Linda -Wife- and Kiara -Daughter-), Didit (+Yunita-wife-), Riswan, Jacky, Putu Deasy (+brother and sister), Ning (in other group)
Waduh… langsung ngiri banget nech…..
hahaha…
yang di Semarang jangan ketinggalan dong. eh kemaren anak IESP ada gak ya?