Archive for December 30th, 2005

30
Dec

Kesan dan Harapan di Penghujung Tahun…

SunsetTahun 2005 akan menutup matanya esok hari. Biasanya menjelang penutupan tahun seperti ini, yang paling umum dilakukan oleh orang-orang adalah melakukan refleksi dan introspeksi tentang apa saja yang telah dilakukannya di sepanjang tahun 2005 ini dan memanjatkan harapan dan angan di tahun yang akan datang. Bagi saya, tahun 2005 ini adalah tahun yang sangat bermakna. Banyak hal yang terjadi di tahun 2005 ini. Di tahun inilah saya memulai menuliskan kata-kata di blog, melangsungkan pernikahan, menemukan kembali banyak kawan-kawan lama saya, juga di tahun ini pula saya mencoba peruntungan baru di bursa kerja. Berakhirnya tahun 2005 sekaligus juga menjadi saat-saat terakhir saya bekerja di Toyota.

Banyak suka duka, senang dan sedih yang terjadi ditahun ini. Suka dan duka sebagai anak bangsa, senang dan sedih sebagai pribadi. Dulu banyak yang bilang bahwa tahun 2005 akan menjadi tahun yang sulit bagi semua orang. Dimulai dengan bencana Tsunami di tanah Aceh, membuat suasana memasuki tahun 2005 seakan-akan dimulai oleh duka. Namun demikian, bisa dibilang juga bahwa tahun 2005 ini merupakan tahun solidaritas. Banyak sekali solidaritas yang muncul dengan adanya bencana tersebut, yang bahkan oleh beberapa pihak disebut sebagai solidaritas yang tak terduga. Ada bencana, ada solidaritas, ada juga hujatan, ada penderitaan. Tahun ini juga pemerintah kita menaikkan harga BBM yang terhitung gila-gilaan karena mengikuti tingkat harga minyak dunia yang merangkak naik karena kekurangan supply. Kenaikan harga tersebut seperti biasa meningkatkan harga-harga kebutuhan hidup kita dan menyebabkan kita mengalami kembali angka inflasi yang sangat tinggi. Bom juga terjadi lagi di tahun 2005 ini, melengkapi tahun ini sebagai tahun yang berdarah. Akibatnya, aksi besar-besaran melawan teroris dilakukan dan mendapatkan hasil dengan terbunuhnya Doktor Azahari.

Tahun 2005 ini juga bermakna sekali buat saya secara pribadi. Di tahun ini, saya bertemu dengan kawan-kawan SMA saya dimana kami sempat mengadakan reuni di Plaza Senayan. Senang juga sempat bertemu dengan teman-teman yang dulunya kami bukan apa-apa namun sekarang sudah banyak yang berubah. Saya juga menemukan kontak kembali dengan teman SD saya, Andika dan Elvin dimana saya sempat bertelepon ria dengan mereka. Terakhir saya mendapat kabar dari sahabat baik saya, Osa yang sekarang sudah kembali dari studinya. Tetapi yang menyita perhatian dan konsentrasi saya dari awal tahun sampai sekitar pertengahan tahun adalah rencana pernikahan saya. Banyak sekali hal yang harus saya persiapkan pada waktu itu yang membuat saya sedikit stress. Tapi alhamdulillah semua berjalan lancar dan saat ini kami sedang menunggu buah hati yang kami idam-idamkan. Kesan lainnya terhadap 2005 adalah pada saat menjelang akhir tahun, seketika saya dikontak sebuah headhunter agency. Mereka menawarkan sebuah posisi yang menggiurkan saya pada sebuah perusahaan fast moving consumer goods. Proses dimulai sekitar bulan Oktober dan pada pertengahan Desember akhirnya saya sudah harus mengajukan surat pengunduran diri dari perusahaan tempat saya bekerja sekarang.

Selain kesan, tentu harus ada harapan untuk masa depan. Saya punya harapan untuk membentuk keluarga yang bahagia, sejahtera lahir dan batin, menjadi karyawan yang baik di tempat baru dan tentu saja mulai menabung ONH dan membesarkan buah hati saya. Secara material, masih banyak kebutuhan hidup saat ini dan masa depan yang harus dipenuhi. Secara mental spiritual, tentu masih banyak yang harus saya perbaiki di masa mendatang. Saya masih harus memperbaiki ibadah saya, ilmu agama saya dan juga membalas budi baik orang tua saya. Yang jelas tahun 2006 diharapkan dapat menciptakan warna baru pada kehidupan saya. Semoga harapan yang disematkan oleh saya dan kita semua menjelang tahun 2006 mendatang dapat benar-benar membuat kita semua menjadi lebih baik.

Selamat tinggal 2005, dan Selamat datang tantangan dan harapan 2006.

Happy New Year, everybody!!!

==========================================================

"The essences of being grown up are making decision and living with its consequences"

Coach Ken Carter (Samuel L. Jackson) on "Coach Carter (2005)"