13
Feb
06

Do you work to Earn or Learn?

To_learn Sejak mendengar ceramahnya Bapak James Gwee di Managers Day kemarin, kata-kata yang menjadi judul tulisan ini selalu terngiang di telinga saya. Dari segi bahasa mungkin kata-kata tersebut terdengar biasa saja hanya permainan kata saja namun bagi saya maknanya sangat dalam. Dalam Sesi ceramahnya itu Bapak James Gwee sebenarnya ingin menekankan kepada seluruh pendengar yang hadir disana kenapa kita harus berubah, harus beradaptasi dan berinovasi setiap waktu. Ya karena memang situasi dunia dan situasi bisnis berubah terus menerus. Lihat saja kemajuan dunia saat ini, kompetisi antar korporat dan antar bangsa yang ketat menjadikan kita turut terjepit di tengah-tengahnya apabila tidak berbuat apa-apa.

Persaingan semakin ketat berarti bahwa margin yang diperoleh antara satu perusahaan dengan perusahaan lain pun semakin tipis. Itulah konsekuensi logis dari persaingan yang berdampak pada komposisi biaya yang akan dia keluarkan untuk menggaji para pekerjanya pun semakin tipis. Saya jadi teringat sebuah artikel di Majalah SWA yang mengatakan bahwa beberapa tahun terakhir dunia kerja memang melakukan penyesuaian pembayaran gaji terhadap karyawannya namun dari tahun ke tahun penyesuaian tersebut semakin kecil persentasenya. Waktu itu Pak James Gwee memberikan pertanyaan balik ke audience. Kalau kita sebagai business owner berada dalam posisi terjepit dan dihadapkan pada pilihan untuk memilih antara merekrut newcomer atau mempertahankan old player, mana yang akan dipilih? Tentu saja apabila pemain-pemain lama ini tidak melakukan skill up dan continuous learning, suatu saat dia akan tergeser sebelum waktunya oleh para young gunners yang lebih up-to-date ilmunya, lengkap skill-nya dan luas pergaulannya. Maka apabila para pemain lama ini mengharapkan bekerja hanya untuk Earn atau memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan keluarganya maka hakikatnya yang diperolehnya saat ini adalah sebuah penurunan daya beli secara perlahan. Untuk itulah James Gwee menyarankan untuk melakukan orientasi bekerja sebagai to Learn, untuk senantiasa belajar, mengembangkan diri mengikuti perubahan situasi yang ada.

Pada dasarnya saat ini, kestabilan sudah merupakan barang langka atau bahkan menurut beliau adalah mitos. Semua bergerak cepat. Pertumbuhan penduduk bergerak cepat, perpindahan dana bergerak cepat, perubahan kondisi ekonomi berubah cepat, bahkan politik pun berubah cepat. Kecepatan perubahan lingkungan tersebut hanya dapat diimbagi oleh kemampuan kita untuk melakukan adaptasi dan Inovasi. Bahkan seharusnya kita bergerak mendahului perubahan. Kemana angin akan bertiup kita sudah menuju ke arahnya.

Bekerja untuk tujuan learning memungkinkan kita membaca perubahan dengan tangan terbuka dan pandangan yang luas karena pada titik tersebut kita sudah membuka kacamata kuda yang kita pergunakan untuk senantiasa berkembang berubah mengikuti perkembangan jaman. Working to Learn juga memungkinkan kita akan selalu tidak takut akan perubahan dan tantangan yang akan menghadang di depan. Karena dalam proses berjalan mencapai tujuan kita selalu dalam keadaan siap dan berani berubah. Dan bekerja dalam hal ini bukan dalam hal bekerja menjadi karyawan namun bisa juga bekerja sebagai business owner bahkan lebih luas lagi, bekerja untuk pencapaian dalam hidup.

Sangat inspirasional sekali. Semoga saya diberi kemudahan untuk menjalankannya.

=============================================

It’s better to move slowly rather than not at all

- Chinese Proverb -

=============================================




0 Responses to “Do you work to Earn or Learn?”


  1. No Comments

Leave a Reply

You must login to post a comment.