Akhir pekan kemarin, saya mengurungkan diri untuk pulang ke Semarang. Saya memiliki alasan untuk tidak pulang. Karena akhir pekan kemarin adalah pernikahan teman baik saya, Ade Krisna. Ade adalah teman baik saya di SMP 3 Semarang. Mungkin bisa dibilang bahwa Ade adalah salah satu teman pertama saya di waktu pertama kali masuk SMP 3 Semarang.
Sekilas cerita masa lalu. Ketika pertama kali pindah ke Semarang dari Ujung Pandang (Makassar) saya ketika itu kelas dua SMP di semester pertama. Pertama masuk SMP 3, dalam kondisi yang baru dan serba canggung, saya masuk kelas. Setelah tidak lama memperkenalkan diri, saya duduk di kursi kosong di deretan depan. Nah, pada momen itulah saya mengenal Ade. Saat itu teman yang pertama kali saya kenal adalah Ade, Anto, dan Wildan. Ade menjadi salah satu teman baik saya kala itu. Sering sekali saya main ke rumahnya baik untuk nebeng makan atau bermain Komputer. Hanya sayang sekali, pertemanan saya dengan Ade hanya bertahan satu tahun. Karena ketika masa kenaikan kelas 3, Ade pindah ke Bandung beserta keluarganya.Walau demikian hubungan pertemanan kami senantiasa terjaga. terlebih lagi ketika kami saling bertemu lagi melalui Friendster.
Nah, beberapa hari yang lalu, Ade mengabarkan rencana pernikahannya lewat friendster. Dan esok harinya secara personal mengirim email ke saya. Menghormati pertemanan yang rtelah terjalin selama ini, saya menguatkan niat menghadiri pernikahannya.
Akhirnya, kemarin saya berangkat ke Bandung bersama Adik saya, Personal Assistant dan Kakak Tua peliharaan keluarga. Kesampaian juga saya menghadiri acaranya Ade walau agak sedikit terlambat karena sempat terhalang keadaan lalu lintas yang padat antara Jakarta-Bandung. Senang sekali saya melihat teman saya itu sangat bahagia di Pelaminan. Apalagi tersirat wajah ceria ketika tahu saya hadir disana. Ada rasa senang juga bisa menghadiri momen itu. Sempat terpikir untuk mencari teman-teman SMP lain di tempat itu. Tapi rupanya tidak ada, atau mungkin ada tapi saya tidak menemukannya, atau mungkin sempat berpapasan dengan saya tapi saya sudah lupa raut wajah mereka. Ah, sudahlah… yang jelas saya sudah sangat senang malam minggu kemarin saya masih bisa menyempatkan diri untuk hadir.
Setelah pulang dari acaranya Ade, rasa kangen dengan Semarang merasuk ke dada. Terbayang wajah istri dan anak saya. Tunggu ya, minggu depan Ayah pulang.
For Ade, may your wedding be blessed and bring happiness to you and your wife… Happy building new family!
0 Responses to “Pernikahan Ade”
Leave a Reply
You must login to post a comment.