Sudah beberapa hari terakhir tentara Israel merangsek Lebanon dengan membabi buta. Dengan dalih membalas dendam pada hisbullah, mereka menghancurkan sebuah negara dengan sistem pertahanan terlemah. Ratusan orang tewas disana. Hal yang sama juga sudah terjadi lama di Palestina. Sebuah Negara merdeka yang harus tertimpa musibah karena sebuah misi ilusi Yahudi.
Menyerang sebuah Negara dengan serangan udara yang dahsyat yang ditujukan ke sebuah daerah pemukiman padat, merupakan tindakan biadab. Lebih biadab dari sekedar memiliki bom kimia, pengembangan teknologi nuklir ataupun senjata nuklir. Israelyang senantiasa mendapat perlindungan dari Amerika itu, entah memiliki senjata nuklir atau tidak, memiliki senjata kimia atau tidak, jelas-jelas sudah melakukan sesuatu yang lebih parah. Membunuh ribuan manusia tidak berdosa. Jadi siapa teroris itu?
Di bawah ini adalah beberapa fakta yang sangat jarang terungkap dan diungkapkan mengenai hubungan antara gerakan Zionist dengan terorisme modern.
1. Pembajakan pesawat yang pertama kali dilakukan adalah yang dilakukan oleh Israel pada tahun 1954 terhadap sebuah pesawat sipil Suriah
2. Peledakan granat di kafe pertama kali dilakukan oleh para Zionist terhadap warga Palestina pada tanggal 17 Maret 1937
3. Meledakkan bom waktu yang ditempatkan di sebuah pasar yang padat dilakukan pertama kali oleh Zionist terhadap warga Palestina di Haifa, 6 July 1938
4. Meledakkan sebuah kapal laut, Patria, dengan para penumpang sipil yang masih ada di dalamnya pertama kali dilakukan oleh para Zionist di Haifa pada tanggal 25 November 1940. Hal tersebut dilakukannya sebagai protes terhadap pemerintah Inggris yang melarang imigrasi warga Yahudi ke palestina. Kaum Zionist tidak ragu-ragu meledakkan kapal laut tersebut yang mengangkut setidaknya 1700 warga yahudi.
5. Pembunuhan terhadap pejabat pemerintah dilakukan pertama kali oleh Zionist terhadap pejabat Inggris di Cairo ketika itu Lord Moyne dibunuh oleh sebuah geng yang bernama Stern Gang. Yitzhak Shamir, anggota geng tersebut, yang dikemudian hari mejadi pimpinan geng tersebut dan perdana menteri Israel, adalah otak dibalik pembunuhan itu.
6. Menggunakan sandera orang sipil untuk memberi tekanan kepada pemerintahan, pertama kali dilakukan oleh kaum Zionist terhadap Inggris yang dilakukan di Tel Aviv pada 18 Juni 1946.
7. Meledakkan kantor pemerintahan beserta pegawai dan tamu yang ada di dalamnya pertama kali dilakukan oleh Zionist terhadap pemerintahan Inggris, yang terjadi di Jerusalem pada tanggal 22 July 1946. Korban insiden itu sebanyak 91 orang tewas dan 46 orang luka-luka. Menachim Begin, yang menjadi dalang kejadian itu. Yang juga menjadi perdana menteri Israel di kemudian hari, mengakui hal tersebut dibawah istruksi dari geng Zionist, Haganah.
8. Koper yang dipasang bom, pertama kali digunakan oleh Zionist terhadap Kedutaan Inggris di Roma pada tanggal 13 Oktober 1946.
9. Bom mobil di wilayah sipil, digunakan pertama kali oleh Zionist terhadap pemerintah Inggris di Sarafand pada 5 Desember 1946.
10. Menyiksa sandera, pertama kali dilakukan oleh Zionist terhadap warga Inggris yang terjadi di Tel Aviv, Netanya dan Rishon pada 29 Desember 1946.
11. Bom surat yang dikirim kepada politisi, pertama kali digunakan oleh Zionist terhadap inggris ketika 20 surat berisi bom dikirimkan dari Italia ke London antara tanggal 4 dan 6 Juni 1947.
12. Pembunuhan terhadap sandera untuk menekan tindakan pemerintah, digunakan pertama kali oleh Zionist terhadap pemerintah Inggris di Netanya pada tanggal 29 July 1947.
13. Bom parsel, pertama kali dilakukan oleh Zionist terhadap pemerintahan Inggris di London pada 3 September 1947.
14. Pembantaian Qibya, di timur laut Jerusalem, dilakukan oleh Unit 101, dibawah komando Ariel Sharon pada tanggal 14 Oktober 1953. Merupakan serangan paling berdarah dan brutal yang dilakukan oleh Zionist. 42 bangunan rumah, sekolah dan masjid diledakkan dengan penghuni di dalamnya. Sebanyak 75 wanita, pria dan anak-anak terbunuh pada insiden itu.
source: http://signs-of-the times.org
Jadi, siapakah yang pantas memperoleh gelar Teroris ?
============================================
"We always talk about the reaction, and inevitably it must be punished. But if there is no provocation, there is no reaction.
First of all you have to say there is provocation, and the guilty one is the one who does the provoking. The response is to always punish the reaction, but if I react, something has happened"
Zinedine Zidane – on CanalPlus TV Channel
0 Responses to “Hei, Kawan… Lihat! Siapa Teroris Itu…”
Leave a Reply
You must login to post a comment.