Beberapa hari terakhir ini, dua orang dekat di sekitar saya pergi meninggalkan pekerjaannya. Yang pertama adalah Ibu Sri, bekas teman satu kantor yang beberapa hari yang lalu sudah menginjak masa pensiun. Dan yang kedua adalah Pak Edward, mantan bos saya yang besok akan mengakhiri karir cemerlangnya di Danone Aqua untuk pindah ke tempat lain. Setiap kali terjadi saat seseorang akan pergi dalam suatu lingkungan pekerjaan, seperti biasa ritual yang umum dilakukan. Biasalah ada makan-makan perpisahan, ada pemberian kenang-kenangan dan juga kata-kata perpisahan baik melalui email, sms atapun telepon. Ritme semacam itu juga mengingatkan saya ketika mengalaminya dulu. Kita akan berada di antara perasaan great sekaligus sad, senang dan sedih, gembira namun temaram. Tapi yang jelas bagi saya adalah apapun yang ada di genggaman kita, di depan kita sekarang, suatu saat akan kita tinggalkan baik menurut keinginan kita maupun karena memang sudah saatnya. Untuk itu perlu dipersiapkan dari sekarang sekiranya kita akan pergi esok
Bagi saya, ketika seseorang pergi yang terkenang adalah momen-momen berharga yang pernah kita lewatkan dengan orang itu. Yang pahit akan terkenang dengan pahit dan yang manis tentu akan terkenang dengan manis pula. Hal tersebut juga menyadarkan saya untuk setiap kali memanfaatkan momen-momen yang ada sekarang sebaik-baiknya untuk meninggalkan kenangan yang terbaik untuk orang-orang sekitar kita agar suatu saat ketika kita meninggalkan mereka, yang mereka ingat adalah kenangan-kenangan yang baik dan manis. Banyak hal yang bisa direnungkan dari momen kepergian seseorang. Jadi, sudah siapkan untuk pergi?
Recent Comments