Dia datang di tengah malam yang sunyi, kala aku terbuai di atas Awan. tadinya kuragu pertanda apakah gerangan? Mungkinkah dia kembali seperti dulu ketika dulu masih tersenyum ramah dan tangan terbuka menyambut. kucoba meraba pertanda itu, kuberanikan diri mendekat, kerelakan diri ini mendekat tak terlindungi. Ternyata aku salah, dia bukan dia dulu lagi. Dia saat ini adalah dia yang penuh waspada dan tak terjamah lagi. mungkin memang dia takkan pernah kembali. Hanya sebuah angan di atas awan. Sebuah angan yang indah yang entah sampai kapan.
Pages
Recent Posts
Archives
- June 2008
- April 2008
- March 2008
- February 2008
- January 2008
- December 2007
- November 2007
- October 2007
- September 2007
- July 2007
- May 2007
- April 2007
- March 2007
- January 2007
- December 2006
- November 2006
- October 2006
- August 2006
- July 2006
- June 2006
- May 2006
- April 2006
- March 2006
- February 2006
- January 2006
- December 2005
- November 2005
- October 2005
- September 2005
- August 2005
- July 2005
- June 2005
- May 2005
- April 2005
- March 2005
Recent Comments