3:10 to Yuma (Three ten to Yuma) bisa jadi merupakan salah satu film western yang terbaik. Ceritanya memang tipikal sekali dengan film-film western lainnya. Ada bandit, ada jagoan, jago tembak, kejar-kejaran pake Kuda, yah pokoknya khas deh. Yang membuat berbeda dari film 3.10 to Yuma ini adalah kekuatan ceritanya. Saya tadinya kurang tertarik dengan judul dari film ini. 3:10 to Yuma, maksudnya apa ya. Terus terang ketika mulai nonton, saya malas untuk beranjak dari depan layer TV. Benar-benar membuat penasaran bagaimana akhir dari ceritanya.
Ceritanya berkisah tentang seorang pemilik ladang/ rancher yang mantan milisi di perang saudara AS, Daniel Evans (Christian Bale) dalam berjuang untuk mempertahankan peternakannya dan juga memenuhi kebutuhan keluarganya. Suatu ketika, dalam sebuah kebetulan, dia mendapat kesempatan untuk bersama-sama warga kota Bisbee untuk mengirimkan bandit yang paling dicari seluruh negeri, Ben Wade (Russel Crowe), yang tertangkap di kota tersebut, ke Contention untuk dinaikkan ke Kereta Api menuju penjara Yuma. Untuk melaksanakan tugas tersebut Evans dijanjikan untuk memperoleh upah sebesar USD 200. Jumlah yang menurutnya cukup untuk mempertahankan peternakannya dan juga memenuhi kebutuhan keluarganya. Yang menarik adalah yang mengawal Ben Wade adalah warga biasa yang tidak semua adalah penegak hukum. Daniel Evans sendiri walaupun mantan tentara tapi dia hanya memiliki satu kaki. Sehingga ketegangan-ketegangan muncul dalam proses perjalanan menuju Contention.
Ben wade juga bukan penjahat sembarangan. Dia pandai, lihai dan jago tembak pula. Satu persatu tim pengantar dibunuhnya dengan caranya sendiri. Keadaan bertambah runyam dengan kejaran dari gang Ben Wade yang bersikeras untuk membebaskan bos mereka. Cerita dari 3:10 to Yuma ini menjadi berwarna karena ceritanya bukan hanya duel baku tembak antara jagoan dengan penjahat, tetapi bagaimana Daniel Evans yang seorang biasa berkeras untuk melaksanakan tugasnya mengawal Ben Wade untuk dibawa ke Penjara. Bukan tugas yang ringan untuk seorang seperti Dan Evans. Terlebih lagi di saat mereka sudah tinggal menunggu kereta menuju Yuma menjelang pukul tiga lewat sepuluh. Dan Evans dikepung oleh gang Ben Wade yang dibantu warga kota Contention yang tergiur dengan imbalan 200 Dollar untuk membunuh pengawal Ben Wade.
Salah satu plot yang saya suka adalah ketika semua orang mundur untuk mengawal Ben Wade, tapi Evans tetap tidak bergeming bahkan dia minta anaknya yang ikut bersamanya untuk meninggalkannya sambil berkata ingatlah ayahmu, seorang yang mengawal Ben Wade, selagi orang lain tidak ada. Benar-benar mencerminkan jiwa ksatria sejati yang tidak mundur dan gentar dalam tekanan lawan.
Hal yang bisa diambil pelajaran dari film ini adalah bila kita memiliki suatu tujuan capailah tujuan tersebut dengan usaha yang keras dan mulia. Apapun resikonya pantang untuk mundur. Terkadang dibutuhkan pengorbanan diri sendiri untuk mengambil tanggung jawab menciptakan keadaan yang lebih baik.
Bagi yang senang ataupun yang kangen dengan film-film western, 3:10 to Yuma bisa menjadi obat kangen yang menghibur dan menginspirasi.
======================================================
"I ain’t never been no hero, Wade. The only battle I seen, we was in retreat. My foot got shot off by one of my own men. You try telling that story to your boy. See how he he looks at you then"
Daniel Evans (Christian Bale) in 3:10 to Yuma
======================================================
Recent Comments